Seni untuk seni, seni untuk masyarakat, seni untuk kreatifitas

Seni untuk seni, seni untuk masyarakat, seni untuk kreatifitas

Pada tahun 1936 Kata seni berasal dari bahasa melayu yang berarti “kecil” yang berarti (sedih seni mengiris kalbu). Sebelunya kata seni itu diganti dengan tukang, dalam majalah sin po 25 juli 1931 dalam artikel berjudul Raden Saleh, masih dipakai kata tukang menggambar indonesier. Juga digunakan kata tukang teken, tukan ukit patung, tukang nyanyi keroncong. Jadi, …

Selengkapnya